jemparingan keraton 4
Hari Minggu sore, 25/10/2020, menjadi hari yg bersejarah bagi Kraton Jogja pada umumnya, dan Jemparing MATARAM pada khususnya.
KENAPA? Karena di Kagungan Dalem Bangsal Kemandungan, Karaton Ngayogyakarta diselenggarakan GLADHEN atau latihan-bersama: Jemparingan gagrak Mataraman Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat,
Yang ISTIMEWA, gladhen ini diikuti oleh : 21 anak-anak (putra & putri) & 17 peserta dewasa NON Abdi-Dalem.
LHO, khan dulu juga pernah diadakan gladhen di Kemandungan?
- Memang betul, di plataran KDB Kemandungan dulu sering digunakan untuk gladhen jemparingan-tradisional. Bahkan untuk memperingati Wiyosan Dalem Sri Sultan HB.X. TAPI... gladhen yang dulu-dulu itu memanah BUKAN dg gaya memanah ASLI Kraton Yogyakarta (memanah dg busur melintang-horisontal seperti foto di atas).
- Khan yg masyarakat-UMUM juga pernah beberapa kali gladhen di KDB Kemandungan dg gagrak (gaya) seperti di karaton Yogyakarta? Memang betul, dulu pernah ada gladhen jemparingan dg gaya yg orang luar-karaton sebut dg nama: jegulan PADAHAL, istilah jegulan tidak-pernah dikenal di keraton (lihat video Kanjeng Jatiningrat, atau video Kanjeng Joyodipuro saat pertemuan Jemparingan Jogja Istimewa di nDalem Yudaningratan)

Komentar
Posting Komentar