busur panah 2
Busur jegulan
Jegulan adalah nama-lokal untuk jemparingan-mataraman, di wilayah Jatinom / Klaten.
Di kerajaan-kerajaan Mataram (Kasunanan Surakarta, Kasultanan Yogyakarta, Kadipaten Pakualaman, dan Kadipaten Mangkunegaran), istilah 'jegulan' ini tidak-dikenal. Di naskah-naskah disebut panahan (bahasa ngoko), atau jemparingan (bahasa krama-inggil)
Secara sederhana, busur jegulan dibagi menjadi 3 bagian :
- Cengkolak-pendek (pegangan / riser), biasanya terbuat dari kayu / bambu
- Lar (sayap / limb), dulu dibuat dari kayu Walukukun, kayu Barléyan, Kayu Jeruk, dll. Sekarang umumnya dibuat dari bambu Petung; dan
- Sěndhěng (tali-busur / string). Dulu dibuat dari serat-bambu, ada juga yg dari ekor-kuda, dll. Sekarang, bahan untuk sěndheng yg lazim dipakai adalah senar-pancing PE, atau bahan2 string import - khusus untuk string panahan.

Komentar
Posting Komentar