busur panah 1
Busur panah jemparingan
Busur panah untuk jemparingan secara garis-besar dibedakan menjadi 3 jenis, sesuai cara memakainya :
A. Busur jemparingan vertikal :
Seperti foto di atas, busur jemparingan dipegang secara vertikal. Biasanya pemanah dalam posisi berdiri.
Ciri busur jemparingan vertikal, bagian kalénan (jendela / window tempat menaruh anak-panah) ukurannya lebih-panjang.
Betbeda dg busur jemparingan-miring (diagonal)
B. Busur jemparingan-miring (diagonal)
Busur jemparingan yg dipegang secara miring / diagonal, ukuran kalénan-nya hanya : 3 cm.
Dalam posisi memanah diagonal, kita tidak perlu kalénan yg panjang untuk tetap bisa melihat / membidik sasaran yg jauh.
Bila busur-jemparingan diagonal dipakai secara vertikal, biasanya jarak yg bisa dibidik hanya sekitar 20m-an saja.
Kalau untuk jarak 30m ke atas, pemanah akan kesulitan melihat sasaran, karena pandangan terhalang jendela cengkolak yg hanya 3cm
C. Busur Jemparingan-Mataraman
Busur jemparinan-mataraman dipegang dg posisi melintang / horisontal. Oleh sebab itu, kalénan / window-nya hanya kecil saja, seukuran diameter anak-panah, atau bahkan ada juga yg tanpa-kalénan

Komentar
Posting Komentar